Saat berada di zaman Revolusi 4.0 ini, banyak opsi perawatan kesehatan yang tumbuh dan kesetiaan pasien yang menurun. Penyedia layanan kesehatan seperti klinik dan rumah sakit harus mencari cara agar pasien menjadi setia pada mereka dan menarik pasien baru, tanpa kehilangan pasien lama.

Hampir setengah dari pasien mengatakan bahwa mereka tidak berkonsultasi ke klinik yang sama dalam jangka waktu setahun, namun bukan berarti kesetiaan pasien ke klinik sepenuhnya lenyap. Advisory Board , dalam surveynya terhadap 2000 pasien mendapatkan data bahwa ada kualitas klinik tertentu yang bisa meningkatkan kesetiaan pasien juga mendatangkan pasien baru.

1.Konsultasi tanpa antrian

Hal yang menjadi penyebab terbesar pasien beralih klinik adalah ketersediaan pelayanan klinik : Pasien ingin langsung dilayani pada hari yang sama atau hari selanjutnya. Tidak hanya ingin booking jadwal konsultasi secepatnya mereka juga ingin tahu waktu antrian tanpa harus menunggu lama. Klinik yang dapat menyediakan prediksi waktu antrian pasien seperti sistem yang disediakan oleh Assist.id dijamin bisa meningkatkan kunjungan pasien.

2.Tetap buka di akhir pekan (setelah jam kerja)

Satu lagi hal yang mendatangkan kunjungan pasien adalah akhir pekan. Pasien menghargai jam buka klinik yang lebih lama dari biasanya, meskipun beberapa bagian masyarakat memiliki jam sibuk yang berbeda-beda. Misalnya pasien yang bertempat tinggal di kota dan berumur dibawah 30 tahun lebih senang berkunjung ke klinik setelah jam kerja pada hari biasa dibanding pada akhir pekan.

3.Kumpulkan spesialis pada satu tempat

Pasien sangat mempedulikan kenyamanan. Mereka senang untuk konsultasi dengan Spesialis Jantung, dan beberapa spesialis lainnya pada tempat yang sama--dan saat klinik menyediakannya, pasien menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi. Penyedia layanan kesehatan pada awalnya harus melakukan riset untuk kemungkinan menyediakan beberapa pelayanan spesialis, lalu memutuskan bagaimana cara terbaik untuk menghubungkan beberapa layanan kesehatan ini.

4.Perpanjang waktu konsultasi

Bagi mayoritas pasien, penting bagi mereka untuk merasa tidak terdesak dalam suatu sesi konsultasi. Mereka ingin diberikan kepastian bahwa mereka memiliki semua waktu yang mereka perlukan untuk mendiskusikan gejala penyakit dan pelayanan yang mereka jalani. Hal ini berlaku untuk mayoritas pasien pria. Untuk pasien tersebut kunjungan klinik yang awalnya diatur selama 20 menit bisa menjadi lebih lama dari yang seharusnya.

Oleh karena itu, sistem antrian sangat diperlukan dalam keadaan ini.

5.Transparansi harga

Pasien berumur dibawah 30 tahun hampir dua kali lipat lebih termotivasi dibanding pasien yang berumur diatas 50 tahun untuk beralih penyedia layanan kesehatan yang menawarkan biaya yang sama dengan sebelumnya. Untuk bisa melakukan transparansi harga, penyedia layanan kesehatan pertamanya harus menentukan proses untuk menghasilkan perkiraan harga secara akurat, dan membantu pasien dalam mencerna informasi tersebut.

Nah inforomasi tersebut diharapkan sudah membuka wawasan Anda mengenai kualitas klinik yang bisa meningkatkan kunjungan pasien. Sekarang saatnya Anda meningkatkan kualitas klinik dengan menggunakan Sistem Informasi Assist.id

Dengan menggunakan Sistem Informasi klinik Assist.id tidak hanya fitur sistem informasi lengkap untuk klinik saja, tapi Anda akan mendapatkan website Anda sendiri. Assist.id memiliki berbagai produk yang dapat memenuhi kebutuhan Anda dari skala praktek mandiri hingga klinik BPJS. Salah satu penyedia layanan aplikasi klinik online di Indonesia adalah Assist.id. ‌

Kenyamanan dalam mengelola data klinik lebih mudah. Berbagai keunggulan yang anda dapatkan dengan menggunakan software klinik Assist.id adalah:

  • Monitor bisnis klinik dimana saja, kapan saja
  • Memungkinkan untuk online booking konsultasi dengan dokter
  • Membuat pencatatan laporan aktifitas klinik dan keuangan secara otomatis
  • Menyiapkan segala laporan yang Anda butuhkan dengan 1 klik
  • Setiap karyawan memiliki hak akses yang dapat Anda atur
  • Fitur odontogram mudah digunakan untuk dokter gigi