Seperti yang telah kita ketahui, Apoteker merupakan tenaga kesehatan yang memiliki keahlian di bidang obat-obatan. Tidak hanya bekerja di Rumah Sakit, tapi juga Industri Farmasi, Komunitas juga pada pemerintahan. Menurut WHO, seorang Apoteker wajib memiliki 7 standar kompetensi yang mewakili kombinasi pengetahuan, keterampilan, dan sikap seorang apoteker. Berikut 7 standar tersebut:

1.Care-giver

Seorang Apoteker diharapkan mampu menunjukkan kepedulian yang tinggi dalam melayani masyarakat. Meskipun pelayanan Farmasi lebih bersifat klinis, analitik , modern/regulasi, Apoteker juga harus merasa nyaman saat berinteraksi dengan individu/populasi masyarakat, karena pelayanan Apoteker besifat kontinyu dan terintegrasi dalam pelayanan kesehatan.

2.Pembuat Keputusan

Hal yang menyangkut obat-obatan, zat kimia, peralatan serta pengaruhnya kepada tubuh manusia ataupun makhluk hidup lainnya memerlukan evaluasi lebih lanjut. Siapa lagi kalau bukan Apoteker yang memiliki pengetahuan dan kompetensi dibidang ini dan memutuskan obat mana yang tepat.

3.Komunikator

Apoteker berada pada posisi yang sangat tepat dalam menjembatani antara dokter dan pasien. Pengetahuan dan kompetensi mereka dinilai mampu untuk menilai dan menimbang apa yang terbaik bagi pasien yang tentunya disetujui dokter.

4.Pemimipin

Apoteker diharapkan dapat menjadi pemimpin yang bisa berkomunikasi secara efektif, karena mereka memiliki ilmu pengetahuan yang sangat bermanfaat sebagai jembatan penghubung antara dokter dan pasien.

5.Manager

Apoteker memiliki peran penting dalam memanajemen sumber daya alam di tempat mereka bekerja. Disisi lain mereka juga diharapkan bisa merasa nyaman dengan lingkungan kerja mereka. Mereka dihadapkan dengan berbagai macam pihak baik dari tenaga medis profesional hingga mereka yang bukan berasal dari bidang kesehatan. Jadi Apoteker diharapkan mampu berperan dengan baik memanajemen kedua sisi ini.

6.Pelajar yang terus menemui ilmu baru

Sebagai seorang Apoteker, ilmu yang didapatkan di bangku perkuliahan tidaklah cukup. Apoteker pasti akan menemui dan harus bisa menguasai ilmu baru farmasi sepanjang karirnya.

7.Pengajar

Apoteker memiliki tanggung jawab untuk membantu pendidikan dan pelatihan dari generasi apoteker selanjutnya. Tidak hanya akan memberikan ilmu bagi orang lain, ilmu yang telah dipelajari juga akan lebih mantap di kepala Apoteker.

Demikianlah informasi mengenai Tujuh Standar Kompetensi yang harus dimiliki seorang Apoteker. Ingatlah untuk menggunakan Assist.id sebagai sistem manajemen apotek Anda. Dengan menggunakan Sistem Informasi klinik Assist.id tidak hanya fitur sistem informasi lengkap untuk klinik saja, tapi Anda akan mendapatkan website Anda sendiri. Assist.id memiliki berbagai produk yang dapat memenuhi kebutuhan Anda dari skala praktek mandiri hingga klinik BPJS. Salah satu penyedia layanan aplikasi klinik online di Indonesia adalah Assist.id. ‌

Kenyamanan dalam mengelola data klinik lebih mudah. Berbagai keunggulan yang anda dapatkan dengan menggunakan software klinik Assist.id adalah:

  • Monitor bisnis klinik dimana saja, kapan saja
  • Memungkinkan untuk online booking konsultasi dengan dokter
  • Membuat pencatatan laporan aktifitas klinik dan keuangan secara otomatis
  • Menyiapkan segala laporan yang Anda butuhkan dengan 1 klik
  • Setiap karyawan memiliki hak akses yang dapat Anda atur
  • Fitur odontogram mudah digunakan untuk dokter gigi