Tidak hanya anak-anak namun sebagian orang dewasa juga tidak ingin pergi berobat ke dokter gigi. Kenyataanya sebagian besar prosedur gigi tidaklah menyakitkan. Baca beberapa penyebab pasien takut ke dokter gigi berikut yuk!

1. Takut disuntik

Kebanyakan orang takut akan jarum suntik, apalagi saat jarum dimasukkan ke mulut mereka. Sebenarnya jarum suntik diberikan dengan tujuan menghindari rasa sakit saat melakukan perawatan. Namun kebanyakan malah merasa sakit saat jarum disuntikkan kepada mereka.

2. Takut akan rasa sakit yang mungkin ditimbulkan

Pengalaman awal ke dokter gigi yang tidak berjalan lancar bisa menjadi penyebab utama pasien masih takut ke dokter gigi. Ditambah lagi dengan cerita yang dilebih-lebihkan mengenai dokter gigi oleh teman-teman dan keluarga mereka. Terlebih lagi alat-alat medis yang mereka tidak kenal kaan membuat rasa takut mereka menjadi lebih nyata.

3. Takut akan efek samping anestesi

Beberapa orang takut akan efek anestesi berupa pusing mual, muntah bahkan hingga berhalusinasi.

4. Pasien mengalami Dental Phobia

Nah untuk jenis pasien ini anda harus lebih peduli kepada mereka. Karena mereka sendiri tidak mengetahui apa yang menyebabkan mereka takut terhadap dokter gigi. Bagi mereka berada di ruang tunggu saja sudah menjadi siksaan . Disini dokter gigi harus lebih peduli terhadap kenyamanan pasien dengan melakukan pendekatan secara perlahan sebelum melakukan perawatan.

5. Takut akan alat-alat kedokteran gigi

Kursi tinggi dengan lampu terang yang membutakan diatasnya, tang, pinset serta bor dengan bunyi yang memekakkan telinga dan getarannya tentu akan membuat pasien merasa tidak nyaman. Pasien malah akan berpikir bahwa alat tersebut akan menyakitinya. Hal yang dapat dokter lakukan adalah menjelaskan bagaimana seharusnya alat tersebut berfungsi. Dengan mengetahui apa dan bagaimana alat tersebut bekerja maka pasien akan merasa lebih nyaman dalam menjalani perawatan.

6. Pasien adalah orang yang gampang muntah

Beberapa pasien memiliki dental phobia akan sering gampang muntah apalagi saat melakukan foto rontgen gigi. Usahakanlah untuk menjalankan alternatif lain dengan menjalankan jenis X-Ray Panorama tanpa memasukkan alat ke mulut.

7. Minder dengan komentar dokter gigi

Komentar sederhana seperti "duh...kok bisa sampai separah ini giginya" atau "aduh...kerusakan giginya sudah sangat parah" bisa membuat pasien menjadi minder dan tidak mau jika diajak konsultasi.

Jika anda tidak ingin diperiksa oleh dokter yang sama, anda bisa saja beralih ke dokter lain tanpa harus bertemu dengannya melalui Assist.id Menggunakan Assist.id anda dapta menemukan dokter dengan mudah dari genggaman anda dan menetapkan waktu konsultasi.
Solusi manajemen klinik dengan nyaman dan mudah

Untuk membantu staff, dokter, perawat, admisi dan pemilik bisnis Klinik, Assist.id memiliki berbagai produk yang dapat memenuhi kebutuhan Anda dari skala praktek mandiri hingga klinik BPJS yang dapat Anda coba secara gratis selama 14 hari di link ini. Salah satu penyedia layanan aplikasi klinik online di Indonesia adalah Assist.id.

Kenyamanan dalam mengelola data klinik lebih mudah. Berbagai keunggulan yang anda dapatkan dengan menggunakan software klinik Assist.id adalah:

  • Monitor bisnis klinik dimana saja, kapan saja
  • Memungkinkan untuk online booking konsultasi dengan dokter
  • Membuat pencatatan laporan aktifitas klinik dan keuangan secara otomatis
  • Menyiapkan segala laporan yang Anda butuhkan dengan 1 klik
  • Setiap karyawan memiliki hak akses yang dapat Anda atur
  • Fitur odontogram mudah digunakan untuk dokter gigi