Kapanpun zamannya pasti ada saatnya kita jatuh sakit. Umumnya orang akan pergi ke dokter untuk konsultasi tentang penyakitnya dan mencari perawatan jenis apa yang paling cocok untuk menyembuhkan penyakitnya. Namun sebagian cowo menyepelekan keadaan mereka dan tidak mau konsultasi ke dokter. Nah apa saja alasannya ? Berikut pembahasannya.

Mereka sering berpikir "Ah, besok juga sembuh"

Cowo adalah kaum optimis yang mayoritasnya berpikir bahwa penyakit mereka akan sembuh dengan cepat di hari selanjutnya cukup istirahat dan menjaga makan dan banyak minum.

Biaya konsultasi yang jadi pertimbangan

Pergi konsultasi adalah hal yang harus dipikirkan dengan keras, apalagi di masa akhir bulan. Belum lagi biaya obat yang dibeli.

Cukup dengan minum obat pasaran atau jamu juga bakalan sehat

Sebagian cowo dituntut untuk mandiri sejak kecil, dan kebanyakan mereka tahu mengenai tubuh mereka sendiri. Selagi masih bisa diatasi dengan obat yang bisa dibeli di warung, konsultasi ke dokter terasa sangat jauh bagi mereka.

Bukan maksud untuk meremehkan namun, para cowo akan mengatakan "Ah baru segini aja sakitnya masih bisa ditahan kok."

Cowo memiliki harga diri yang tinggi. Mereka tidak akan dengan mudah mau untuk menunjukkan sisi "lemah"nya kepada siapapun. Wajar saja mereka tidak mau konsultasi ke dokter.

Takut disuntik

Ya, meskipun tidak banyak dari mereka yang  mau mengakuinya, sebagian dari cowo tidak tahan dengan jarum juntik. Kebanyakan hal ini dipendam dari kecil sehingga saat waktu yang sangat dibutuhkan yaitu saat sakit , mereka akan mencari cara untuk menghindari disuntik.

Takut diagnosa penyakit yang menyebabkan kepikiran

Beberapa pribadi, tidak hanya untuk cowo, sangat mudah terpengaruh dengan lingkungan. Kebanyakan konsultasi memeriksa keadaan secara garis besar, dan indikasi sekecil apapun diperhatikan detailnya. Nah indikasi ini bisa saja membuka pengetahuan mengenai penyakit lain yang tersembunyi, dan ini akan membebani pikiran mereka. Padahal kenyataannya ,indikasi tersebut hanya keluar sedikit dari batas normal. Pikiran yang membebani ini malah akan menimbulkan kompilkasi baru. Jadi kebanyakan dari mereka malah menghindari pergi konsultasi.

Semua hal itu malah hanya akan mempermudah penyakit menggerogoti tubuh, Padahal kenyataannya banyak penyakit yang  tidak menunjukkan gejala awal bisa dihindari dengan rutin memeriksakan diri ke dokter.

Software Klinik, Apotek & Rumah Sakit Terbaik - Assist.id

Untuk membantu staff, dokter, perawat, admisi dan pemilik bisnis Klinik, Assist.id memiliki berbagai produk yang dapat memenuhi kebutuhan Anda. Salah satu penyedia layanan aplikasi klinik online di Indonesia adalah Assist.id. ‌