Bagi penderita penyakit ginjal dimana fungsi ginjalnya menurun ataupun tidak sanggup berfungsi secara normal, proses pencucian darah perlu dilakukan melalui sebuah terapi pencucian darah yang berada di luar tubuh melalui terapi yang bernama Hemodialisis.

Hemodialisis dibutuhkan ketika ginjal tidak lagi dapat bekerja dengan baik sehingga tubuh memiliki zat-zat yang seharusnya sudah dibuang dari darah atau cairan tubuh. Proses Hemodialisis menggunakan mesin sebagai pengganti ginjal,  menyingkirkan zat-zat kotor / limbah, garam, serta air berlebih yang berada di darah pasien. Selain itu, beberapa zat-zat kimia dalam tubuh juga dijaga keseimbangannya dan menjaga tekanan darah.

Alat yang Digunakan:

Berdasarkan informasi dari dr. Erik Tapan, pemerhati kesehatan dari Rena Medika Klinik Hemodialisa, mengatakan setidaknya ada 3 alat yang digunakan saat proses cuci darah berlangsung Mesin Dialisis , Dialiser, Selang, dan tentu saja untuk setiap pasien, terkecuali untuk Mesin Dialisis, penggunaan alatnya hanya boleh digunakan khusus pasien tersebut.

Mesin Dialisis
Penggunaan Mesin Dialisis dipisahkan menjadi 2, yaitu khusus pasien cuci darah dan khusus pasien berpenyakit infeksi, seperti Hepatitis, HIV, atau AIDS.

Dialiser
Dialiser merupakan tabung tempat proses penyaringan berlangsung.
Ada dua jenis tabung Dialiser, yaitu :

  1. Tabung Dialiser Single Use : Untuk penggunaan sekali pakai
  2. Tabung Dialiser Multiple Use : Untuk maksimum 8 kali penggunaan

Penggunaan tabung dihentikan apabila terdapat kerusakan pada tabung, meskipun penggunaannya kurang dari 8 kali pemakaian.

Selang
Untuk penggunaan selang sebagai penghubung antara pasien dan mesin, penggunaannya hanya diperbolekan satu kali pemakaian.
Setelah digunakan oleh pasien, selang tersebut akan dibuang.

Efek Samping

Peran organ tubuh memang tidak bisa digantikan sepenuhnya dengan mesin, dalam beberapa kasus Hemodialisa bisa menimbulkan efek samping, seperti kram otot atau kulit gatal.

Tak hanya itu saja, dalam beberapa kasus cuci darah juga bisa menimbilkan efek samping seperti perut terasa penuh, atau kenaikan berat badan karena cairan dialisat yang digunakan menggandung kadar gula tinggi.

Siapa yang membutuhkan Hemodialisa?

Tidak hanya mereka yang mengalami kerusakan pada ginjal, mereka yang mengidap penyakit jantung kronis juga memerlukan terapi ini. Pada pengidap gagal ginjal, Hemodialisa ini dilakukan karena ginjal sudah tak bisa berfungsi dengan baik lagi. Dengan kata lain, bila penyakit ginjal sudah sangat parah, melewati titik ketika ginjal tak sanggup lagi bekerja dengan optimal, maka seseorang memerlukan Hemodialisa.

Gejala awal mereka yang mulai merasakan gagal ginjal diantaranya mual, kelelahan, tingginya tekanan darah, atau hingga pembengkakan pada tungkai. Di samping itu, tes laboratorium juga bisa menentukan perlu atau tidaknya seseorang menjalani Hemodialisa. Bila tes laboratorium menunjukkan tingkat limbah beracun yang tinggi dalam darah, Hemodialisa perlu dilakukan.

Kapan sebaiknya melaksanakan Hemodialisa?

Waktu yang tepat untuk memulai terapi ini bergantung pada banyak hal seperti, bergantung pada tingkat energi, usia, hasil tes laboratorium, kesehatan secara keseluruhan, hingga keinginan untuk berkomitmen pada rencana perawatan.

Terapi ini menghabiskan waktu sekitar empat jam per sesi. Dalam seminggu, pengidap perlu menjalani setidaknya 3 sesi dan hanya bisa dilakukan di klinik cuci darah atau rumah sakit.

Untuk mempermudah rekap jadwal terapi Hemodialisis pada pasien dengan mudah dan efisien, kami sarankan untuk menggunakan Sistem Informasi Hemoda dari Assist.id

Fitur-Klinik-Sistem-Lengkap-Rekam-Medis-Pasien-Dokter-Assist-id-1

Sistem Klinik Hemodialisis merupakan Solusi terlengkap untuk operasional dan laporan klinik otomatis yang membantu Anda untuk lebih mudah mengelola dan mengembangkan bisnis klinik Anda. Lingkup fitur end-to-end mulai dari pendaftaran, pencatatan rekam medis (EMR), data stok obat, kasir klinik dan seluruh laporan klinik.

Menggunakan Hemoda sangat mudah, cukup 3 langkah :

mudah-menggunakan-hemoda-sistem-informasi-hemodialisis-by-Assist.id-2

Ayo, request demonya hari ini juga!
Kelola Klinik Lebih Mudah Pakai Assist.id

Monitor-Klinik-Hemodialisis-mudah-menggunakan-Hemoda-sistem-informasi-by-Assist.id-5